Jepang Kerahkan Jet Tempur Usai Pesawat Pengintai China Langgar Wilayah Udaranya

Date:

Pesawat pengintai China tertangkap menerobos wilayah udara Jepang setelah mengudara sekitar dua menit di atas Kepulauan Danjo. Jepang mengatakan pihaknya telah mengerahkan jet tempur pada Senin waktu setempat usai aksi China tersebut.

Melansir laman CBS News, Selasa (27/8/2024), China dianggap telah meningkatkan ketegangan regional yang terjadi antarkedua negara. Insiden ini terjadi hanya beberapa minggu setelah militer AS mencegat beberapa pesawat pembom Rusia dan China di wilayah udara internasional dekat pantai Alaska.

Juru Bicara Pemerintah Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan, aksi China tersebut bukan hanya bentuk pelanggaran keras terhadap kedaulatan Jepang, tapi juga mengancam keamanan negara.

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan, pesawat Y-9 China terdeteksi mengudara sekitar pukul 11.29 waktu setempat di atas kepulauan Dajo sekitar dua menit. Sejumlah pesawat tempur lantas meluncur untuk memperingatkan pesawat China tersebut agar meninggalkan wilayah udaranya.

Kementerian Luar Negeri Jepang juga memanggil Duta Besar China Shi Yong dan menyampaikan protes keras atas pelanggaran tersebut. Jepang menuntut China untuk mengambil langkah preventif demi menghindari insiden serupa kembali terjadi.

Pemerintah China melalui kedutaan besarnya belum memberikan komentar resmi atas insiden tersebut. Namun kedutaan besar China di Jepang menyatakan pihaknya akan melaporkan masalah tersebut ke pemerintahnya.

Menurut data militer Jepang, pihaknya melakukan pengecekan pesawat tempur hingga 669 kali antara April 2023 hingga Maret 2024. Sebanyak 70% diantaranya dilakukan pada pesawat militer China meskipun tidak satupun tercatat sebagai pelanggaran wilayah udara.

Bulan lalu, dua pesawat Tu-95 Rusia dan dua pesawat H-6 China memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska. Pesawat pembom tersebut dicegat jet tempur F-16 dan F-35 milik Amerika Serikat, bersama dengan CF-18 Kanada dan pesawat pendukung lainnya.

Pihak pertahanan Jepang semakin khawatir dengan meningkatnya kerja sama militer antara angkatan udara China dan Rusia. Hal itu mengingat aktivitas China yang semakin terang-terangan di sekitar perairan dan wilayah udara Jepang.

Hal itu membuat Tokyo secara signifikan memperkuat pertahanan Jepang di bagian  barat daya, termasuk pulau-pulau terpencil yang dianggap penting bagi strategi pertahanan Jepang.

Sebagai informasi, kedua negara terlibat dalam perselisihan berkepanjangan mengenai kepulauan Senkaku, yang di China dikenal sebagai kepulauan Diaoyu.

Rangkaian pulau dan bebatuan tak berpenghuni ini terletak sekitar 190 mil laut (352 km) barat daya Okinawa, dan telah dikuasai Jepang sejak tahun 1895.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...