Anggapan jika kulit berminyak dan mudah jerawatan tidak perlu memakai moisturizer (pelembab) ternyata keliru. Menurut YouTuber perawatan kulit Jemima Livia, ternyata saat wajah kita berminyak dan gampang tumbuh jerawat harus tetap menggunakan pelembab, tapi yang ringan.
Justru jika kita menghindari pelembab malah akan membuat kulit semakin memproduksi lebih banyak minyak. Meskipun kadar minyak berlebih tapi sebenarnya kadar airnya kurang.
Keadaan tersebut justru membuat kulit kita gampang terpapar masalah, juga gampang rusak karena bakteri, kotoran, dan polusi. Keadaan ini juga akan menghambat kulit kita beregenerasi.
Nah, moisturizer atau pelembab bekerja untuk mencegah kulit kita kehilangan air sehingga kulit kita mampu melindungi diri. Berikut ini tips-tips yang dibagikan Jemima Livia di YouTube-nya agar tidak salah pilih pelembab untuk kulit berminyak dan dan rentan jerawatan.
- Cari Pelembab yang Berlabel Non-comedogenic
Pelembab yang berlabel non-comedogenic berarti tidak akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan komedo. Produk yang seperti ini bagus untuk menghindari risiko tersumbatnya pori-pori. Pada saat yang sama, produk seperti ini cukup menghidrasi kulit untuk menjaga keseimbangan kadar air dan kadar minyak dalam kulit kita.
- Cari Pelembab yang Mengurangi Sebum
Jika tidak menemukan pelembab yang berlabel non-comedogenic, tips kedua adalah cari moisturizer yang mengandung bahan dengan fungsi mengurangi sebum, tapi teksturnya yang ringan.
Contoh kandungan yang bisa kurangi sebum adalah salicylic acid, niacinamide, retinol, clay, hyaluronic acid, tea tree oil, witch-hazel, dan honey.
- Hindari Pelembab yang Terlalu Banyak Minyak
Tentu saja pelembab yang seperti ini bukan malah mengontrol minyak, tapi menambah minyak pada kulit wajah kita. Oleh karenanya, hindari pelembab yang terlalu banyak oily.
- Hindari Pelembab yang Mengandung Parfum
Sebaiknya hindari pelembab yang mengandung fragrance atau parfum. Bukan karena bahaya, tapi kalau benar-benar berjerawat sebaiknya menghindari bahan-bahan yang tidak penting. Sedikit banyaknya kandungan fragrance bisa mengiritasi kulit, memicu sensitivitas, dan jerawat.
- Cari Pelembab yang Berbahan Dasar Air
Tips berikutnya adalah mencari moisturizer berbahan dasar air atau water based dan mengandung bahan yang hydrating. Contohnya hyaluronic acid, panthenol, dan glycerin.
- Cari Pelembab yang Bertekstur Ringan
Contohnya tekstur yang gel, light cream, atau watery.
- Cari Pelembab yang Berbahan AHA dan BHA
Kandungan AHA dan BHA, atau salah satunya juga boleh, akan membantu mengontorol kadar minyak dan menjaga pori-pori tetap bersih. Kandungan ini opsional saja karena bisa dipakai dari toner atau serum.
Penulis: Mustami


