Bek andalan FC Copenhagen di Liga Denmark, Kevin Diks Bakarbessy sudah tiba di Jakarta. Kedatangan bek yang berpengalaman main UEFA Champions League (UCL) itu dikabarkan oleh akun Instagram @ilan.alkatiri.
“Punten aa pemain liga champions mau lewat dulu a,” tulisnya pada Kamis (10/10/2024) petang.
Lihat postingan ini di Instagram
Belum diketahui pasti tujuan Kevin Diks ke Tanah Air. Namun, warganet menduga kedatangan mantan bek Fiorentina tersebut ke Tanah Air ada kaitannya dengan proses naturalisasi jadi warga negara Indonesia (WNI).
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir pernah menjawab soal kabar kedatangan Kevin Diks ke Indonesia yang berkaitan dengan proses naturalisasi.
“Ya, semoga. Kalau dia datang, salaman berarti benar, kan masih belum tahu. Kalau saya sekarang saya lihat masih rumor-rumor,” kata Erick Thohir, Rabu (9/10/2024).
Di media sosial, warganet riuh tidak sabar menantikan Kevin Diks berseragam Timnas Indonesia. Apalagi pemain yang berdarah Ambon-Belanda itu punya banyak pengalaman di liga-liga Eropa.
“Ambisi pak erick utk timnas bener bener gak main main,” tulis akun @shofyunnuha di unggahan Instagram @ilan.alkatiri.
“Ambisi pak erick utk timnas bener bener gak main main.Wowww satu persatu pemain diaspora yang sering dirumorkan mulai join Indo,” komentar akun @giit4_u.
Di akun Instagram @kevindiks2, warganet ramai membanjiri komentar di unggahan terbaru mantan pemain Timnas Belanda U21 tersebut. Bahkan, sejumlah warganet terpantau mengucapkan selamat datang untuk calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu.
“Selamat datang di Tanah Air, Bang Kevin,” tulis akun @pemainketurunan.id.
Jika benar Kevin Diks dinaturalisasi, betapa kuatnya lini pertahanan Timnas Indonesia. Kevin Diks bisa dimainkan sebagai bek tengah, kanan, atau kiri. Bahkan, pemain berusia 28 tahun itu juga pernah di posisi gelandang bertahan.
Profil Kevin Diks
Kevin Diks adalah pesepakbola profesional yang lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996. Ia punya darah Indonesia dari dari kakeknya yang merupakan orang Ambon. Kakek-nenek Kevin Diks pindah ke Belanda di periode awal kemerdekaan Indonesia.
“Orangtua ibu saya lahir di pulau kecil Ambon, dan mereka pergi ke Belanda untuk mencari kehidupan yang lebih baik setelah perang,” katanya dalam wawancara dengan Bold beberapa waktu lalu.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, harga pasar Kevin Diks mencapai Rp69,53 miliar. Jika memperkuat Timnas Indonesia, ia bakal menjadi pemain kedua termahal setelah Mees Hilgers di skuad Garuda.
Kevin Diks termasuk bek yang matang. Dia memiliki banyak pengalaman bermain di liga-liga Eropa seperti Liga Belanda, Italia, dan kini Denmark. Sepanjang kariernya, Kevin Diks pernah membela Vitesse, Fiorentina, Feyenoord, FC Empoli, Aarhus GF, dan FC Copenhagen.
Diks juga pernah mentas di Liga Champions bersama dua tim berbeda, yaitu Feyenoord dan FC Copenhagen. Bersama dua tim tersebut, Diks tampil di UCL sebanyak 25 kali.
Di level internasional, Kevin Diks pernah memperkuat Timnas Belanda untuk kelompok umur. Mulai dari U19, U20, dan U21. Namun, dia belum pernah main di skuad Oranje senior. Karenanya, dia berpeluang menjadi pemain yang dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Penulis: Mustami


