Dalam peristiwa politik selalu ada yang mengejutkan, kali ini dua calon legislatif terpilih dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VI, Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, resmi menyatakan pengunduran diri menjelang pelantikan anggota DPR RI.
Langkah ini tercatat dalam Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 1401 Tahun 2024 yang memuat perubahan atas penetapan calon terpilih. Sri Rahayu, yang semula menduduki posisi kedua dalam perolehan suara, mendadak mundur tanpa penjelasan detail kepada publik.
Seharusnya, Arteria Dahlan yang menempati peringkat ketiga menggantikan posisi Sri Rahayu, namun ia juga memilih untuk mengikuti langkah mundur tersebut.
Keputusan inipun sontak menuai spekulasi. Sumber di PDIP mengungkap mundurnya kedua caleg terpilih tersebut adalah bentuk kompromi politik untuk membuka jalan bagi Romy Soekarno, cucu Presiden Soekarno.
“Ya, Arteria sudah bertemu dengan Romy pada Jumat, 27 September 2024. Mereka berbicara dan menyepakati langkah pengunduran ini,” ungkap salah satu petinggi partai yang tidak ingin disebutkan namanya, baru-baru ni.
Meski demikian, baik Sri Rahayu maupun Arteria enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan pengunduran diri mereka. “Tidak usah dibesar-besarkan,” ucap Sri Rahayu singkat pada Minggu (29/9/2024).
Romy Soekarno Melenggang ke Senayan Berbekal 51 Ribu Suara
Dengan pengunduran diri Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, KPU secara resmi menetapkan Romy Soekarno sebagai pengganti mereka. Berdasarkan SK KPU yang ditandatangani oleh Ketua KPU Mochammad Afifuddin, cucu dari tokoh proklamator tersebut dinyatakan sebagai calon legislatif terpilih dari PDIP di Dapil Jawa Timur VI dengan total perolehan 51.245 suara.
“Dengan mundurnya Sri Rahayu dan Arteria, Romi Soekarno kini berhak atas kursi DPR RI dari Dapil Jatim VI,” tertulis dalam keputusan KPU.
Penetapan Romi sebagai anggota DPR ini didukung oleh surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP yang menyatakan bahwa pengunduran diri kedua caleg tersebut sah. Keputusan ini juga memberi kesempatan bagi trah Soekarno untuk terus memperkuat pengaruhnya di kancah politik nasional.
Romi akan bergabung dengan sejumlah tokoh PDIP lainnya, termasuk Pulung Agustanto, adik dari Pramono Anung, yang meraih 165.869 suara di Dapil yang sama.
Meski demikian, baik Sri Rahayu maupun Arteria Dahlan tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan pengunduran diri mereka. Sri Rahayu, ketika dimintai keterangan, hanya mengatakan, “Saya sudah mengambil keputusan yang terbaik untuk semua pihak, dan saya berharap ini bisa dipahami tanpa spekulasi lebih lanjut.”
Profil Singkat Romy Soekarno
Romy Soekarno, cucu dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno, adalah putra Rachmawati Soekarnoputri, anak ketiga Soekarno dan Fatmawati. Dikenal memiliki kharisma yang khas dari trah Soekarno, Romy kini aktif dalam dunia bisnis dan politik, mengikuti jejak keluarganya yang berpengaruh di Indonesia.
Sebelum menekuni bisnis, Romy sempat terjun ke dunia hiburan sebagai DJ (disk jockey). Namun, ia kemudian memutuskan untuk meninggalkan dunia hiburan dan fokus pada bisnis, hingga kini menjabat sebagai Presiden Direktur Mahadana Group, sebuah perusahaan besar yang ia pimpin dengan visi kuat.
Julukan ‘Crazy Rich Indonesia’ melekat padanya berkat kekayaannya, termasuk koleksi mobil mewah seperti Aston Martin.
Selain bisnis, Romy juga memiliki peran penting di yayasan keluarga Soekarno dan menjabat sebagai Ketua serta CEO di berbagai perusahaan. Di dunia politik, Romy berafiliasi dengan PDIP dan memiliki hubungan dekat dengan Megawati Soekarnoputri, tantenya, serta Puan Maharani, sepupunya.
Romy mengalami kehilangan besar pada tahun 2021 saat ibunya, Rachmawati Soekarnoputri, meninggal dunia, namun ia terus melanjutkan kiprahnya, baik dalam bisnis maupun politik, membawa warisan besar dari keluarganya.
(Penulis: Purba Handayaningrat)


