Teror dan Intimidasi pada Pengurus BEM FISIP Unair usai Karangan Bunga Satire Viral

Date:

Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (BEM FISIP Unair) mendapat teror dan intimidasi setelah karangan bunga satire yang dibuatnya viral.

Karangan bunga satire tersebut ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu. Dalam karangan bunga tersebut tertulis kata-kata satire yang menuai pro kontra publik. 

“Selamat atas dilantiknya Jenderal Bengis Pelanggar HAM dan Profesor IPK 2,3 sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang lahir dari rahim haram konstitusi,” demikian ucapannya.

Dalam karangan bunga tersebut juga tertulis “Ketua Tim Mawar” di bawah foto Prabowo dan tulisan “Admin Fufufafa” di bawah foto Gibran. Selain itu, terdapat tulisan “Dari: Mulyono (B******n Penghancur Demokrasi).”

Ketua BEM FISIP Unair Tuffahati Ulayyah menjelaskan, karangan bunga tersebut diinisiasi oleh Kementerian Politik dan Kajian Strategis BEM FISIP Unair sebagai respons terhadap isu pengawasan pemilu dan berbagai pelanggaran HAM. 

“Kemarin kan Presiden dan Wakil Presidennya sudah dilantik, komitmen kami dari awal pemilu sampai akhir pemilu, sampai pasca-pelantikan itu sudah terlaksana, dan diekspresikan kreativitasnya melalui sarkasme dalam karangan bunga,” kata Tuffa di depan gedung FISIP, Kampus B Unair, Senin (28/10/2024).

Setelah membuat karangan bunga satire tersebut, Tuffa mengaku ia dan beberapa pengurus mengalami teror dan intimidasi dari orang tak dikenal. Tak hanya melalui aplikasi pesan singkat, serangan serupa juga banyak yang dikirim melalui Instagram.

“Ada sekitar empat sampai lima nomor yang menghubungi saya melalui WhatsApp dengan membawa narasi glorifikasi program Jokowi, disertai ancaman dan doa buruk,” tutur Tuffa sembari menunjukan bukti ancaman yang diterima dalam bentuk pesan WhatsApp.

Dia mengatakan, bentuk intimidasi yang dialami oleh pengurus BEM FISIP Unair berbeda-beda. Tak hanya pesan singkat atau direct message (DM) Instagram, ada juga yang lewat telepon dan video call.

“Mungkin yang diterima kawan-kawan beda ya, kalau saya melalui telepon, video call, spam chat, DM Instagram, dan lain-lain,” ungkapnya.

Berkonsultasi dengan LBH

Langkah yang ditempuh Tuffa dan kawan-kawannya adalah berkonsultasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terkait tindakan apa yang perlu dilakukan berikutnya. Sejauh ini, teror tersebut tak memberikan banyak pengaruh untuk Tuffa dan pengurus BEM lainnya. Akan tetapi, berkonsultasi dengan LBH dirasa perlu bagi Tuffa.

“Oh tentu tidak berpengaruh apa-apa pada saya. Teman-teman BEM FISIP lainnya juga saya rasa kemarin saya sudah mengkondisikan teman-teman, apabila memang ada yang diserang orang yang tidak dikenal atau nomor yang mengganggu, sampaikan pada kami,” katanya.

“Sebagai BPH kami akan bantu dengan konsultasi di LBH dan juga Unair Help Center. Kemudian apabila itu mengarah ke pelecehan verbal, kami akan ke Satgas PPKS,” tuturnya menambahkan.

BEM FISIP Unair Dibekukan

Usai karangan bunga satire viral, Dekanat memanggil pengurus BEM Fisip Unair untuk mengklarifikasi. Dekanat FISIP juga sempat membekukan organisasi eksekutif mahasiswa tingkat fakultas tersebut, tapi kini telah dicabut.

Pada pertemuan tersebut, Dekan FISIP Unair, Bagong Suyanto mengaku tidak menerima laporan intimidasi dari pengurus BEM Fisip Unair. Dalam kesempatan itu, Bagong menekankan bahwa kampus harus tetap objektif dan berlandaskan kekuatan data, sehingga yang tercipta adalah dialog yang objektif dan intelektual.

“Saya justru membuat kebijakan untuk mahasiswa itu untuk tidak larut dalam diksi yang kasar itu dalam rangka melindungi. Makanya, risikonya kalau kita biarkan bermain dalam diksi yang kasar, nanti juga ada kelompok yang juga menggunakan cara yang kasar. Saya tidak mau seperti itu,” jelas Bagong.

Penulis: Mustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...