I Nyoman Nuarta, perancang Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN), menanggapi kritik netizen yang menganggap karyanya lebih menonjolkan kesan mistis ketimbang kenegaraan.
Dia menilai pandangan tersebut adalah persepsi individu.
Menurut dia, desain istana sebenarnya dirancang untuk memancarkan kewibawaan. Garuda dipilih sebagai simbol bangunan untuk menghindari kecemburuan antarsuku di Indonesia. Dia merasa penggunaan identitas dari satu suku tertentu tidak adil, mengingat keragaman budaya yang ada.
Menurut dia, dengan memilih garuda diharapkan dapat merepresentasikan seluruh Indonesia secara adil, mengingat setiap suku di Indonesia memiliki ciri khasnya masing-masing.
I Nyoman Nuarta bukan hanya seorang pematung, ia adalah seorang visioner yang mampu menggabungkan seni dengan makna budaya yang dalam.
Karya-karyanya tidak hanya mengesankan dari segi estetika, tetapi juga menyimpan pesan-pesan penting yang merefleksikan identitas dan semangat bangsa Indonesia.
Berikut adalah beberapa ulasan tentang karya-karya fenomenal I Nyoman Nuarta:
- Patung Pusaran
Nuarta menggabungkan bentuk sederhana dengan makna mendalam dalam patung ini. Pusaran air yang ia ciptakan tidak hanya sekadar bentuk, tetapi simbol perjuangan yang penuh liku.
Patung ini menjadi inspirasi bahwa setiap usaha, sekecil apapun, akan membawa kita lebih dekat pada tujuan.
- Monumen Jalesveva Jayamahe
Monumen ini tidak hanya sekadar patung, tetapi juga lambang ketangguhan angkatan laut Indonesia.
Patung perwira yang gagah berdiri menghadap laut mencerminkan tekad dan keberanian generasi penerus bangsa.
Ketinggian monumen yang mencapai 30,6 meter menambah kesan monumental dari karya ini.
- Patung Garuda Wisnu Kencana
Sebagai karya yang paling dikenal, patung ini adalah puncak dari perjalanan seni I Nyoman Nuarta. Dengan dimensi yang luar biasa dan kompleksitas desain, patung ini tidak hanya menjadi ikon Bali, tetapi juga simbol pelestarian lingkungan dan harmoni dunia.
Patung Garuda Wisnu Kencana merupakan bukti kemampuan Nuarta untuk menyampaikan pesan global melalui bahasa seni.
- Patung Arjuna Wijaya
Patung ini membawa cerita klasik dari epos Mahabharata ke jantung ibu kota.
Nuarta dengan cermat menangkap dinamika pertempuran dan kepahlawanan Arjuna, yang tercermin dalam detail kuda dan kereta perang.
Penempatan patung ini di salah satu simpul lalu lintas tersibuk di Jakarta juga menambah maknanya sebagai pengingat akan perjuangan dan keberanian.
- Tugu Proklamasi
Karya ini menunjukkan penghormatan yang mendalam terhadap sejarah Indonesia.
Nuarta berhasil menangkap momen penting dalam sejarah dengan menghadirkan sosok Soekarno dan Hatta serta naskah proklamasi yang mewakili semangat kemerdekaan.
Detail yang dibuat menyerupai naskah asli menambah nilai historis dari tugu ini.
- Patung Gerbang Garuda
Dengan memposisikan Garuda sebagai pusat karya, Nuarta menekankan pentingnya simbol nasional ini dalam identitas bangsa.
Patung ini bukan hanya ornamen, tetapi juga pengingat akan kebanggaan dan keberanian bangsa Indonesia, menyambut setiap pengunjung yang tiba di tanah air melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Karya-karya I Nyoman Nuarta adalah perpaduan sempurna antara seni, budaya, dan filosofi. Setiap karyanya tidak hanya memanjakan mata tetapi juga mengundang kita untuk merenungkan makna yang lebih dalam.
Melalui patung-patungnya, Nuarta telah mempersembahkan warisan yang abadi bagi bangsa Indonesia dan dunia seni internasional.
Penulis: Purba Handayaningrat


