Terpidana pembunuhan Wayan Wirana Salihin dinyatakan bebas bersyarat hari ini, Minggu (18/8/2024). Jessica Wongso mendapatkan pembebasan bersyarat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor: PAS-1703.PK.05.09 Tahun 2024.
“Sebelumnya, selama menjalani pidana, yang bersangkutan telah berkelakuan baik berdasarkan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana dengan total mendapat Remisi sebanyak 58 bulan 30 hari,” kata Kepala Pokja Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Deddy Eduar Eka Saputra, dalam keterangan tertulis yang diterima Dagdigdug.co.
Nama Jessica Wongso mencuri atensi masyarakat setelah terjerat kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta pada 6 Januari 2016 silam. Kasus ini kemudian populer dengan sebutan ‘Kopi Sianida’.
Dia kembali diperbincangkan setelah tayang film dokumenter Netflix “Ice Cold, Murder, Coffea, and Jessica Wongso”.
Berikut profil Jessica Wongso, mulai dari latar belakang keluarga, pendidikan, hingga hobinya.
Sosok Jessica, Desainer Grafis Sahabat Mirna
Jessica Kumala Wongso adalah wanita kelahiran Jakarta, 9 Oktober 1988. Dia merupakan putri bungsu dari pasangan Winardi Wongso dan Imelda Wongso.
Wanita yang kini berusia 35 tahun itu besar dari keluarga pengusaha plastik onderdil sepeda di Jakarta. Ketika keluarganya pindah ke Australia, Jessica memilih untuk tinggal di Indonesia dan menyelesaikan pendidikan di SMA Jubilee School Jakarta.
Dia baru menyusul orang tuanya ketika melanjutkan pendidikan di Billy Blue College of Design Sydney untuk belajar desain grafis pada 2008-2012. Mirna sendiri adalah sahabat Jessica sewaktu kuliah di tempat yang sama.
Magang di Australia sebelum Pulang ke Indonesia
Setelah empat tahun menempuh pendidikan di Billy Blue College of Design Sydney, Jessica menetap di Australia untuk magang di sebuah perusahaan penyewaan mobil ambulans yaitu NSW Ambulance sebagai tenaga desain grafis. Sementara, Mirna pulang ke Indonesia.
Wanita yang hobi menggambar itu baru kembali ke Indonesia pada 5 Desember 2015 untuk mencari pekerjaan. Orang yang pertama kali dihubungi Jessica adalah Mirna, sahabat yang pernah bersama-sama berjuang di Australia untuk belajar desain grafis.
Pertemuan Jessica dan Mirna yang Berujung Maut
Jessica dan Mirna bertemu di Restoran Olivier, Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta pada 12 Desember 2015. Kala itu, Mirna yang sudah berkeluarga didampingi oleh suaminya.
Mirna meninggal setelah minum kopi diduga sudah dibubuhi zat sianida tiga gram. Jessica dinyatakan bersalah dan ia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Mirna pada 29 Januari 2016 pukul 23.00 WIB.
Akibat kasus itu, Jessica divonis selama 20 tahun. Namun, ia hanya menjalani hukuman kurang lebih 8 tahun.
Jessica Wongso bebas bersyarat hari ini, Minggu (18/8/2024) karena dianggap berkelakuan baik selama di bui.
Penulis: Chairil Mustami


