Salah satu maskapai penerbangan tertua di dunia tumbang usai beroperasi lebih dari seabad. Maskapai itu adalah Czech Airlines.
Maskapai penerbangan nasional Republik Ceko itu akan menghentikan semua layanannya pada Oktober 2024 setelah lebih dari 100 tahun beroperasi.
Merangkum berbagai sumber, Czech Airlines adalah maskapai penerbangan tertua kelima di dunia, setelah KLM Belanda (1919), Avianca Kolombia (1919), Qantas Australia (1920), dan Aeroflot Soviet/Rusia (1923).
Penerbangan reguler pertamanya dilakukan pada 29 Oktober 1923, ketika Czechoslovak State Airlines menjadi nama resminya.
Maskapai penting di Eropa Timur ini memutuskan akan melakukan penerbangan terakhir pada 28 Oktober 2024. Selanjutnya, operasional mereka akan dialihkan ke maskapai penerbangan Ceko lainnya, Smartwings.
Penyebab Czech Airlines Tumbang

News.co.au melaporkan maskapai plat merah itu mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir karena sejumlah alasan, termasuk dampak serangan 11 September, kebangkitan maskapai penerbangan bertarif rendah, dan pandemi Covid.
Ada juga laporan tentang kesalahan manajemen internal yang menyebabkan pembelian mahal dan pengeluaran berlebihan, yang juga menyebabkan penurunan kinerja maskapai ini.
Saat ini, Czech Airlines hanya memiliki dua pesawat Airbus A320-200. Pesawat itu dioperasikan untuk dua rute, yakni ke Paris dan Madrid dari Bandara Václav Havel Praha.
Penerbangan terakhir maskapai ini akan tiba dari Paris pada 28 Oktober, menandai berakhirnya operasinya secara resmi. Program frequent flyernya, OK Plus dan OK Plus Corporate, juga akan dihentikan pada pengaturannya saat ini.
Selanjutnya, pesawat akan diintegrasikan sepenuhnya ke dalam Smartwings.
Masa Kejayaan Czech Airlines

Pada tahun-tahun awal, maskapai ini memainkan peran penting dalam menghubungkan Praha ke Bratislava di Slovakia. Dulunya, kedua kota itu bernaung di bawah negara yang sama, yakni Cekoslovakia.
Layanan rute internasional lainnya, seperti ke Paris, Berlin, dan Moskow menyusul tak lama kemudian.
Selama Perang Dunia II, maskapai tersebut menghentikan operasinya sementara, tetapi melanjutkan layanannya setelah perang berakhir. Pasca-perang, maskapai ini terus memperluas jaringan rutenya, dengan penerbangan ke Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Pada era 1980an, maskapai ini telah menjadi salah satu maskapai penerbangan terbesar di Eropa Timur, dan melayani lebih dari 50 tujuan. Saat ini, Smartwings adalah maskapai penerbangan terbesar di Republik Ceko, menawarkan penerbangan reguler ke lebih dari 80 tujuan. Meskipun kantor pusatnya berada di Praha, maskapai itu juga beroperasi di Slovakia, Polandia, dan Hungaria.
Nasib Czech Airlines menyusul maskapai negara Italia yang lebih dulu ditutup. Alitalia mengumumkan tak lagi menjual tiket jelang penutupan permanen pada 2021.


